Banyak Jalan Menuju Bisa

Dunia pendidikan adalah dunia yang seharusnya membuat kita menjadi jauh lebih tahu yang tentunya berawal dari ketidaktahuan. Namun bukan rahasia lagi, kalau saja kita lihat didalam sebuah sekolah tentu akan berbuah renungan dan mengundang beribu tanya pada diri kita. Lo kok sesiang ini siswa sekolah masih saja dijalan, jam berapa masuk sekolah pada hari ini, Lo kok siswanya diluar kelas kan masih jam 9 pagi, gurunya kemana?Lo..kok gurunya ada siswa kelihatannya lemah, letih, lesu?

Keadaan seperti ini harusnya tidak boleh terjadi dalam lingkungan pendidikan khususnya sekolah, Saya berfikir dalam hal ini siapa yang mesti kita salahkan. Jika berfikir praktis maka kita akan menyalahkan guru. Ya Guru sebagai pengayom bagi peserta didik haruslah peka dan responsif terhadap segala bentuk tindakan yang dilakukan oleh para peserta didik atau siswa. Menurut saya memang harus kita kedepankan mutu dari pendidikan, namun untuk meraih mutu tersebut tentunya harus ada ide kreatif pada setiap guru untuk menumbuh kembangkan ketertarikan peserta didik untuk mengikuti kegiatan atau proses KBM yang kita laksanakan. Seperti yang kami lakukan, mengarahkan siswa-siswi mengikuti kegiatan ekstrakulikuler disekolah. Ekstrakulikuler ini bukan hanya sebagai tempat mengembangkan bakat namun jauh dari itu kegiatan ekskul ini adalah kegiatan pendekatan emosional siswa mendekatkan diri pada keinginan untuk bersekolah, kegiatan ekskul ini juga sebagai aliran positif mengarahkan siswa untuk bermasyarakat dengan semua siswa tanpa harus ada pembatasan kelas. Naksud kami misalkan yang telah kami kembangkan adalah kegiatan Pramuka, Teater dan Seni Musik serta tari. Pada Ending dari kegiatan ini setiap siswa dalam kelompok ekskul akan saling menanyakan pringkat dan nilai yang tentunya efek positif dari semua ini adalah adanya kompetisi meraih nilai terbaik dari perserta ekskul. Dengan ini kami berharap tidak ada lagi kepala sekolah yang sentimentil terhadap kegiatan ekskul, karana kegiatan ini adalah jalan terbaij untuk membentuk jiwa dan kepribadian peserta didik. [] - 05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru