Modal Satu Buah Labu

Kue labu atau dalam bahasa Bimanya kue ponte ponda, merupakan salah satu usaha panganan yang cukup berkembang di Pane, Kota Bima. Kue yang asik dinikmati saat santai sembari ngobrol-ngobrol dengan teman ataupun keluarga ini, ternyata memiliki keunggulan yang menjadi nilai jual tersendiri.

Aroma khas labu dan santan yang dikukus begitu langsung menyengat saat KM Pane mengunjungi tempat pembuatan kue milik Sita (39), di kampung Pane. Belum lagi bunyi bising dandan yang saling beradu ketika Ibu Sita mencetak kue.

Ibu Sita memulai aktifitasnya membuat kue sekitar pukul 05.00 pagi dan selesai sekitar pukul 10.00 wita. Satu kue yang dijual oleh Ibu Sita seharga 1500 rupiah, dalam sehari Ibu Sita menjual 200 kue, sehari keuntungan Ibu Sita mencapa 150 ribu rupiah.

 

“Awalnya usaha kue ini saya lakukan hanya dengan satu buah labu dari kebun, kemudian semakin lama banyak yang suka dengan kue labu saya,” kata Ibu Sita.

 

Pengalamannya membuat kue yang hanya iseng dengan satu buah labu di pane itu membawanya makin cinta pada bidang yang ada hubungannya dengan kue. Pengalaman ini sering Ibu Sita ceritakan kepada Ibu-ibu di kampung Pane, untuk memotivasi mereka membangun usaha rumah tangga. () 2

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru