logoblog

Cari

Sungai Destinasi Wisata Bernilai Ekonomis

Sungai Destinasi Wisata Bernilai Ekonomis

Sungai yang ada disekitar lingkungan kita dapat dijadikan tempat yang memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat sekitar. Sungai salah satu bagian yang

Ide Kreatif

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
16 Agustus, 2019 22:36:15
Ide Kreatif
Komentar: 0
Dibaca: 2329 Kali

Sungai yang ada disekitar lingkungan kita dapat dijadikan tempat yang memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat sekitar. Sungai salah satu bagian yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan sehari – hari. Sungai tidak hanya terdapat pada daerah pedesaan dan pegunungan, namun juga pada daerah perkotaan. Manfaatnya bagi kehidupan manusia memang sangat penting karena seluruh makhluk hidup juga membutuhkan sungai.

Pemerintah Provinsi NTB melalui Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah pada beberapa kesempatan menyampaikan sungai memiliki potensi besar menjadi objek destinasi wisata yang menarik. Langkah normalisasi dan penataan sungai-sungai di beberapa wilayah di NTB bisa menjadi destinasi wisata yang menarik bagi wisatawan.

Sehingga Gubernur NTB berencana akan mengirim 30 aktifis terkait sungai ke Singapura. Selama beberapa hari disana diharapkan para aktifis tersebut mampu belajar menata dan mengelola sungai yang ada di Mataram.

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB saat melakukan kegiatan Clean Up dan launching program Sekolah Lingkungan Sampah Nihil (Sekolah Lisan) bersama Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh, Jum'at (16/8) di Kelurahan Dasan Agung, Kecamatan Selaparang.

"Saya membayangkan alangkah hebatnya kota Mataram ini, alangkah hebatnya Provinsi Nusa Tenggara Barat ini kalau semua sungai-sungai kita itu hidup dan mendatangkan efek ekonomi dan kesejahteraan," tutur Gubernur.

Untuk memiliki sungai yang bersih dan mendatangi nilai ekonomis, Doktor Zul mengajak masyarakat, mengubah pola pikir tentang menjaga lingkungan dari kebersihan terutama sampah. Perilaku menganggap sampah barang yang tidak berguna harus diubah. Sehingga sampah dapat dimanfaatkan dengan baik. “Pilah, pilih dan buang sampah pada tempatnya,” ajak Doktor Zul.

Apalagi Pemerintah Provinsi NTB dibawah kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur DR. Hj Sitti Rohmi Djalilah memiliki program Zero Waste untuk mendukung NTB Bebas Sampah pada tahun 2023.

Menurutnya,  hal yang paling utama dalam menyukseskan program NTB Zero Waste adalah merubah pola pikir masyarakat. Ia meyakini, apabila pola pikir masyarakat dapat dirubah NTB akan Bebas Sampah.

"Kalau mau menyelesaikan persoalan sampah di NTB maupun di Mataram, maka perbaiki dulu pendidikannya, perkaya pengalamannya, perluas tata pergaulannya, dan tingkatkan ekonomi masyarakatnya," jelas Doktor Zul.

 

Baca Juga :


Doktor Zul juga menjelaskan pentingnya Bank sampah agar disediakan disuluruh daerah di NTB. Bank sampah tersebut kelak diharapkan dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat NTB.

"Kalau bank sampah ada disetiap Kecamatan, saya membayangkan orang naik haji karena bank sampahnya, ada yang anaknya gratis kuliah karena bank sampahnya dan lain sebagainya, kalau semua sudah begitu, Insya Allah lingkungan kita asri lestari dan nyaman untuk kita tinggali," jelasnya.

Kegiatan Clean Up atau gotong royong dan launching Sekolah LISAN merupakan rangkaian kegiatan HUT RI ke 74 sekaligus HUT kota Mataram ke 26, tepatnya tanggal 31 Agustus mendatang, Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh meminta seluruh dukungan masyarakat, bekerja sama mengatasi permasalahan sampah.

Wali Kota Mataram mengapresiasi kelompok-kelompok masyarakat yang berinovasi dan berkreatifitas dalam mengolah sampah sehingga bernilai ekonomi.  "Kita akan bekerja keras untuk masalah sampah sehingga NTB Zero Waste pada tahun 2023 mendatang dapat terwujud," tegasnya.

Disis lain,  Kepala Dinas Lingkungan Hidup kota Mataram, Irwan Rahadi mengatakan program Sekolah LISAN merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengurangi sampah.

Melalui program Sekolah LISAN, ada 40 bank sampah yang masih aktif yang tersebar di 50 kelurahan di kota Mataram. Kedepannya juga diharapkan seluruh Sekolah dari berbagai tingkatan dapat mengelola sampahnya dengan mandiri.

"Kita di kota Mataram dengan segala daya dan upaya akan mendukung dan menyiapkan diri demi suksesnya program NTB Zero Waste," ungkap Irwan. (Humas NTB-Edy Diskominfotik NTB)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan