logoblog

Cari

Tutup Iklan

Mahasiswa UTS Ciptakan Masker dan Teh Kelor

Mahasiswa UTS Ciptakan Masker dan Teh Kelor

KM Gempar, Sumbawa Besar. HEBAT! Mahasiswa Kelompok 30 KKN Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) Desa Pemasar Kecamatan Maronge berhasil mengolah daun kelor menjadi

Ide Kreatif

KM. Gempar
Oleh KM. Gempar
31 Agustus, 2018 08:25:00
Ide Kreatif
Komentar: 0
Dibaca: 5117 Kali

KM Gempar, Sumbawa Besar. HEBAT! Mahasiswa Kelompok 30 KKN Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) Desa Pemasar Kecamatan Maronge berhasil mengolah daun kelor menjadi produk teh dan masker daun kelor. Kelor sudah dikenal luas di Sumbawa khususnya di daerah pedesaan namun sejauh ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Umumnya Kelor hanya diolah dan dikonsumsi sebagai sayur mayur. Salah satu contohnya di desa Pemasar kecamatan Maronge, Masyarakat disana hanya menjadikan kelor sebagai sayur dan tanaman pagar di pekarangan rumah saja. Padahal, kandungan yang terkandung di dalam daun kelor memiliki banyak khasiat dan dapat diolah menjadi banyak olahan seperti teh, masker, dan lain-lain.

Oleh karena banyaknya kelor yang terdapat di Desa Pamasar ini, mahasiswa UTS yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) melihatnya sebagai sebuah peluang. Mahasiswa kemudian mengajak dan memberdayakan ibu ibu yang tergabung di kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk turut serta mengolah Kelor menjadi Masker maupun Teh yang dimulai pada tanggal 28 Agustus 2018.Daun kelor yang dipandang sebelah mata kemudian diolah menjadi teh dan masker daun kelor melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bertemakan “Bersinergi Mengabdi untuk Desa”.

Anggota PKK diberikan pelatihan oleh anak KKN UTS mulai dari pemilihan daun kelor, pembuatan, hingga rancangan pemasaran dari produk yang diberi nama “Moringa Tea” untuk teh, dan “ Masker KESAR” untuk maskernya, bertempat di Bale Pertemuan Desa Pemasar. Ketua TP-PKK Desa Pamasar mengungkapkan bahwa Daun Kelor tumbuh subur di setiap pekarangan rumah warga Desa Pemasar dan dikonsumsi hanya sebagai sayur saja, dan tidak terpikirkan untuk mengolahnya menjadi Teh dan Masker. Padahal Daun Kelor sangat banyak manfaatnya baik itu untuk tubuh dan kulit." Saya mewakili Ibu Ibu PKK Desa Pamasar menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa KKN UTS karena sudah menginisiasi untuk mengolah Daun Kelor menjadi Teh dan Masker Daun Kelor" Pungkasnya. 

“Daun kelor memiliki banyak manfaat kesehatan dan keberadaan daun kelor sangat melimpah, sehingga pembuatan teh dan masker daun kelor ini adalah salah satu inovasi dalam mengolah daun kelor yang memiliki nilai jual tinggi. Tidak menutup kemungkinan kelor juga dapat diinovasikan lagi menjadi olahan produk lainnya yang bermanfaat.” tegas Sopian selaku ketua program pembuatan produk dari kelompok 30 KKN UTS Desa Pamasar.

 

Baca Juga :


Dengan adanya pengolahan produk Daun Kelor tersebut, tidak hanya menjadi solusi untuk meningkatkan pendapatan dari warga Desa Pemasar tetapi juga dapat menciptakan produk unggulan yang nantinya menjadi produk khas Desa Pemasar. Produk ini mendapat tanggapan positif dari masyarakat dan BUMDes degan komitmen serta dukugannya untuk melanjutkan produksi teh dan masker ini dalam kegiatan sharing sassion pemberdayaan BUMDes yang juga menjadi rangkaian kegiatan KKN Mahasiswa UTS saat ini. ***Ryan Muammar



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan