logoblog

Cari

Tutup Iklan

Universitas Muhammadiyah Mataram Gagas Gerakan Media Anti Hoax & Anti Narkoba

Universitas Muhammadiyah Mataram Gagas Gerakan Media Anti Hoax &  Anti Narkoba

Sabtu, 28/4/2018, Universitas Muhammadiyah Mataram telah sukses mengadakan pengabdian masyarakat yaitu Sosialisasi Media Anti Hoax dan Gerakan Anti Narkoba yang bertempat

Ide Kreatif

Iskandar La Ngali
Oleh Iskandar La Ngali
12 Mei, 2018 14:44:07
Ide Kreatif
Komentar: 0
Dibaca: 27557 Kali

Sabtu, 28/4/2018, Universitas Muhammadiyah Mataram telah sukses mengadakan pengabdian masyarakat yaitu Sosialisasi Media Anti Hoax dan Gerakan Anti Narkoba yang bertempat di Desa Aik Dareq, Kec. Batukliang Kab. Lombok Tengah. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Universitas Muhammadiyah Mataram sebagai salah satu perguruan tinggi unggul di Nusa Tenggara Barat dalam menjalankan perannya sebagai lembaga terdepan dalam memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat. Kegiatan ini diinisiasi atas kesadaran Universitas Muhammadiyah Mataram akan pentingnya pemahaman masyarakat terutama kaum remaja dalam mengenali dan menghindari berbagai informasi hoax yang merebak ditengah masyarakat. Selain itu, kegiatn ini juga disinergikan untuk memberikan pemahaman terkait pencegahan dan penaggulangan bahaya penyalahgunaan narkoba dikalangan remaja.

Kegiatan ini menyasar para generasi muda selaku pengguna praktis media sosial  yang sekaligus menjadi kelompok yang masuk pada kategori rentan terhadap isu penyalahgunaan narkoba. Sejumlah Siswa/i diundang dari Beberapa SMA/SMK se kecamatan Batukliang untuk menerima penyuluhan serta berdiskusi secara langsung dengan pemateri ahli. Selain itu, para peserta juga berasal dari perangkat aktif penggerak organisasi desa dan anggota PKK desa Aik Dareq. Para perangkat desa diharapkan dapat menjadi penyambung suara dari hasil sosialisasi ini kepada masyarakat desa Aik Dareq secara luas dan menyeluruh kedepannya, sedangkan para anggota Aktif PKK Desa diharapkan dapat menjadi penyalur informasi lebih lanjut terhadap ibu-ibu di Desa tersebut agar dapat mengedukasi putra-putri mereka di rumah, terutama bagi orang tua yang memiliki anak usia remaja.     

Kegiatan yang berlangsung selama lima jam ini disambut dengan hangat dan dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Aik Dareq, Bapak H. Hasim, S.IP. Dalam Sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang luarbiasa kepada Universitas Muhammadiyah Mataram atas kepeduliannya terhadap pentingnya menjaga para generasi muda dari tersusupinya berbagai informasi hoax serta penyalahgunaan bahan psikotropika. Selanjutnya, beliau menyampaikan agar kegiatan serupa tetap dapat terus dilakukan guna menumbuhkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terutama generasi muda akan pentingnya menjaga diri dari berbagai hal yang berpotensi merusak masa depan mereka serta keutuhan bangsa dan negara.       

Dalam kegiatan ini, yang hadir sebagai pembicara yaitu Iskandar, S.Sos., MA. selaku dosen Ilmu Informasi dan Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Muhammadiyah Mataram yang juga merupakan praktisi media sosial, menyampaikan materi Media anti Hoax. Ada beberapa poin penting yang disampaikan, yang pertama adalah pengenalan apa itu hoax. Mengingat peserta adalah kaum awam yang aktif bermedia sosial, pengenalan ini menfokuskan pada penumbuhan pemahaman bahwa diluar sana ada pihak-pihak tertentu yang berusaha mengembangkan isu-isu tertentu untuk menipu atau mengakali pembaca/pendengarnya untuk mempercayai sesuatu bohong. Yang kedua adalah mengenai alasan dan bagaimana hoax itu menyebar. Pada materi ini, peserta di ajak berpikir luas bahwa karena sifat media sosial begitu gampang memposting dan menyebarkan konten informasi tertentu, membuatnya menjadi media paling murah dan gampang dalam penyebaran berita. Pada sesi terakhir materi, merupakan penekanan dari penyuluhan ini, pemateri berusaha membangun kesadaran terkait berbagai usaha atau tindakan yang dapat dilakukan agar tidak termakan berita hoax. Usaha yang dimaksud adalah; (1) mengecek judul dan isi berita, karena Hoax umumnya bersifat provokatif dan seringkali tidak sesuai isi; (2) Lihat alamat website. Jika berupa pemberitaan media, perhatikan nama medianya. Jika tidak terdaftar di Dewan Pers patut dicurigai; (3)Cek fakta. Perhatikan narasumbernya apakah memiliki kredibilitas atau tidak; (3) Cek foto karena kadang foto sengaja diedit untuk memprovokasi pembaca; (4) Ikut komunitas anti-hoax untuk membahas berita bohong yang beredar.

 

Baca Juga :


Selanjutnya, bertindak sebagai pembicara kedua adalah Bapak Roni Riswandi, Bhabinkamtibmas Desa Aik Dareq dari Polsek Batukliang, dalam hal ini beliau memberikan pengarahan dan penyuluhan berkenaan dengan gerakan anti Narkoba yang juga merupakan program kerja Kapolres Lombok tengah bidang pemberdayaan Masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan bahwa tingkat penyalahgunaan Narkoba dan psikotropika di kalangan remaja saat ini semakin masif dan kian mengkhawatirkan. Oleh karena itu, beliaua menyampaikan beberap ausaha sadar yang harus dilakukan guna membendung bujuk tingkat penyaahgunaan, diantaranya menjaga dan membatasi pergaulan pada hal-hal yang hanya bersifat positif, tidak mudah termakan bujukan pihak yang tidak bertangungjawab untuk mencoba hal baru dengan yang menjanjikan kenikmatan sesaat, serta yang terakhir menyibukkan diri pada gerakan-gerakan atau organisasi positif kemanyarakatan guna membentuk pola lingkungan sosial yang sehat.    

Lebih lanjut, kedua pemateri menyampaiakan bahwa informasi yang diperoleh peserta dalam kegitan ini diharapkan dapat menjadi dasar pemahaman untuk membangkitkan kesadaran dalam mengantisipasi munculnya gesekan-gesekan dalam kehidupan sosial bermasyarakat yang diakibatkan oleh berkembangnya informasi hoax maupun karena penyalahgunaan narkoba. #ista24



 
Iskandar La Ngali

Iskandar La Ngali

Dosen Ilmu Informasi dan Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Mataram.

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan