logoblog

Cari

Tutup Iklan

Buah Sowot, Pengganti Sabun Mandi

Buah Sowot, Pengganti Sabun Mandi

Mandi tanpa sabun rasanya kurang bersih. Tapi bagaimana di saat manusia belum mengenal sabun mandi. Apakah juga mereka merasa kurang bersih

Ide Kreatif

KM JONG CELEBES
Oleh KM JONG CELEBES
13 Desember, 2016 17:23:17
Ide Kreatif
Komentar: 0
Dibaca: 34383 Kali

Mandi tanpa sabun rasanya kurang bersih. Tapi bagaimana di saat manusia belum mengenal sabun mandi. Apakah juga mereka merasa kurang bersih ketika mandi tanpa sabun. Ataukah mereka mempunyai cara tersendiri dan atau memanfaatkan bahan-bahan alami berupa tumbuh-tumbuhan untuk membersihkan kulit mereka di saat mandi.

Ketika zaman teknologi semakin mengalami peningkatan dan merambah pada kehidupan manusia, pola hidup pun semakin modern. Inilah titik perbedaan masa kini dan masa dulu. Berbagai sarana dan prasarana kini menampakkan letak perbedaan dengan apa yang ada pada masa lalu. Contoh kecil, dalam memenuhi kebutuhan seperti peralatan mandi, manusia tinggal menentukan merek dan lalu mencarinya di toko-toko atau supermarket.Tapi bagaimana pemenuhan peralatan mandi pada zaman dulu, yaitu ketika manusia belum terjamah oleh perkembangan teknologi moderen.

Pada zaman dulu, manusia dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti alat pembersih kulit ketika mandi, yaitu masih sangat tergantung kepada alam. Mereka memanfaatkan daun-daunan yang wangi, akar-akar, ataupun sejenis buah untuk digosokkan pada seluruh bagian kulitnya. Salah satu jenis buah yang akrab dipergunakan oleh orang-orang dulu adalah buah sowot.

Pohon sowot merupakan jenis tumbuhan yang banyak tumbuh liar di Pulau Lombok. Keberadaan tumbuhan ini banyak ditemukan di tengah hutan, pinggir kebun, atau pinggir sungai. Pohon ini memiliki buah yang menyerupai buah belimbing, namun isi dalamnya tampil beda. Bagian dalam dari buah sowot ini terdapat biji yang berwarna putih. Biji yang berwarna putih ini yang mana jika di himpitkan pada ke dua telapak tangan dan lalu digosokkan akan mengeluarkan busa seperti busa sabun. Busanya inilah yang dimanfaatkan oleh orang-orang dulu dalam membersihkan kulit ketika mereka sedang mandi.

Zaman sekarang adalah zaman serba modern. Akan tetapi bukan berarti semua bentuk kebiasaan orang-orang dulu akan lenyap begitu saja. Salah satu contohnya pada Dusun Presak Wakaf, Desa Buntiang, Kecamatan Sakra Barat , Kabupaten Lombok timur yang mana buah sowot masih sering dimanfaatkan oleh sebagian kecil warga masyarakat, termasuk orang-orang tua yang sudah berumur, dan juga pada anak-anak yang sering mandi di kali.

 

Baca Juga :


Pada kalangan anak-anak yang ada di perkampungan Presak wakaf, yang mana ketika mandi di kali, mereka memanjat buah sowot yang ada di sekitar kali.  Mereka lebih awal membuka kulit luar dari buah sowot yang diambil dari atas pohon sowot, lalu biji yang berwarna putih digosokkan pada pada ke dua telapak tangannya, ataupun terkadang dihancurkan dengan menggunakan batu. Setelah biji sowot itu hancur, mereka pun menggosok-gosokkan pada kulit tubuhnya sampai keluar busa. Demikian juga pada segelintir orang tua yang masih sering memanfaatkan buah sowot ini sebagai pengganti sabun mandi, yang mana ketika persiapan sabun untuk mandi lagi habis atau tak ada, mereka mencari buah sowot yang tidak jauh dari tempat tinggalnya.

Buah sowot yang dapat dijadikan alat pembersih kulit ketika mandi tidak memiliki efek negative pada kulit. “perasaan kita ketika memakai buah sowot sebagai pengganti sabun mandi sama hasilnya ketika memakai sabun mandi. Hanya memang tidak seharum dengan sabun yang dijual di toko-toko,” ujar Mahir, salah seorang warga dusun Presak yang sering memanfaatkan buah sowot ketika pulang kerja dari sawah dan mampir mandi di sebuah sumur tua.  

Suatu kesimpulan yang dapat ditarik dari buah sowot sebagai bahan alami untuk pembersih kulit di saat mandi, bahwa tidak selamnya kita akan berada dalam ketercukupan. Jikalau itu terjadi, akalpun dapat bereperan sehingga memanfaatkan apa yang ada demi terlaksananya pemenuhan kebutuhan. Dalam hal ini, ketika sabun mandi lagi taka ada, tumbuh-tumbuhan pun seperti buah sowot dapat dimanfaatkan sebagai pengganti sabun mandi. () -03



 
KM JONG CELEBES

KM JONG CELEBES

Andi Mulyan Datu Tjondong Dari Kabupaten Soppeng (Sul-Sel) -, tinggal di Selong/Mataram , fb: - Aron Zaan, No. Hp. 085337771699, pendikan Si (sastra perancis -UNHAS),pendidikan : S2 Sosiologi,ngabdi di UNU NTB MATARAM< UGR LOTIM<

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan