logoblog

Cari

Gelang Akar Bahar Dari Pulau Kaung

Gelang Akar Bahar Dari Pulau Kaung

Masyarakat Pulau Kaung yang ada di Kecamatan Alas, Sumbawa cukup terkenal dengan keuletannya sebagai nelayan. Artinya komunitas penduduk yang ada di

Ide Kreatif

KM JONG CELEBES
Oleh KM JONG CELEBES
15 Oktober, 2015 18:02:25
Ide Kreatif
Komentar: 0
Dibaca: 61475 Kali

Masyarakat Pulau Kaung yang ada di Kecamatan Alas, Sumbawa cukup terkenal dengan keuletannya sebagai nelayan. Artinya komunitas penduduk yang ada di pesisir pantai ini sangat menggantungkan nasibnya pada sumber daya laut.

Bicara tentang sumber daya laut, tentu tak pernah tertinggal dari pikiran kita terhadap keberadaan ikan-ikan di laut yang mampu menghidupi penduduk di desa nelayan ini.Namun di Pulau Kaung sendiri ditemukan beberapa warga penduduk yang tidak bersentuhan lagi dengan habitat ikan sebagai mata pencahariannya. Mereka pun memilih jalan hidupnya untuk  mengumpulkan kulit binatang kerang yang sudah mati, atau tanaman laut yang sudah kering untuk dijadikan sebagai bahan kerajinan seni.

Berbagi kulit kerang dan tanaman laut yang telah diolahnya menjadi karya seni dan bernilai uang. Salah satunya adalah akar bahar yang diolah menjadi gelang.

Salah seorang warga penduduk yang dimaksud di atas adalah Pak Tarsila (52 tahun), yang dalam kesehariannya rajin ke laut untuk mengumpulkan bahan-bahan berupa kulit kerang dalam berbagai jenis dan tanaman laut yang sudah menjadi sampah laut untuk dirubah menjadi karya seni. Sampah-sampah itu pun dirubahnya menjadi aksesoris atau perhiasan.

Pak Tarsila mengungkapkan bahwa kalau pekerja nelayan di pulau ini sudah terlalu banyak. Akhirnya ia pun berubah profesi sebagai pengrajin seni, namun sumber bahan tetap dari dalam laut. Ia pun juga berpikir bahwa sangat banyak sampah-sampah di laut yang dapat dirubah menjadi uang. Sampah yang dimaksud tersebut adalah seperti akar bahar, pohon cemara laut, akar buaya, berbagai jenis kulit kerang, dan aneka jenis tanaman yang sudah mati yang dapat didaur ulang menjadi barang berharga.

Sebagai pengrajin seni, Pak Tarsila pun juga sangat paham dengan keberadaan makhluk hidup di laut. Ia pun menyadari tentang ekosistem laut. Wawasan Pak Tarsila pun juga sangan luas jika kita berbicara tentang jenis tanaman laut, nama binatang laut, bahkan nama latinnya pun sangat dipahami.

Masalah akar keberadaan akar bahari di laut Pak Tarsila menceritakan bahwa akar bahar merupakan keluarga anthozoa yaitu hewan yang tidak memiliki tulang belakang. Anthozoa adalah salah satu hewan laut yang berbentuk menyerupai tumbuhan dan hidup di dasar laut. Ada dua klasifikasi dalam pembagian jenis Anthozoa yakni Hexacorallia yang memiliki sedikit tentakel dan memiliki enam sekat yang terdiri dari dua lembar dan Octocorallia yang memiliki delapan tentakel yang bercabang menyerupai bulu dan memiliki delapan sekat. Akar bahar memiliki nama latin Euplexaura sp dan dan termasuk dalam klasifikasi Octocorallia.

Anthozoa termasuk Akar bahar bisa dibilang memiliki keunikan tersendiri mulai dari sejarah hingga karakter daur hidupnya. Oleh karena, tidak terlalu mengherankan jika akar bahar hampir dikenali sebagai jenis tanaman laut oleh masyarakat awam. Memang secara ilmiah banyak sekali hewan laut yang memiliki karakteristik mirip dengan tumbuhan laut sehingga tidak mengherankan jika akar bahar sempat dilihat sebagai tanaman laut.

 

Baca Juga :


Selain itu, Pak Tarsila menceritakan juga tentang pengertian akar bahar secara etimologi. Menurnya, asal kata akar bahar ini berasal dari Bahasa arab dan Bahasa melayu. Bahar dalam Bahasa arab berarti laut. Jadi akar bahar ini secara harafiah berarti akar laut.

Menurut Pak Tarsila, akar bahar sangat berkhasiat dalam mengurangi atau bahkan membunuh racun-racun yang masuk dalam ruangan maupun sekitar kita, jika kita memakai aksesoris dari akar bahar ini.Ia pun juga mengatakan bahawa akar bahar juga memiliki kemampuan untuk menigkatkan kondisi fisik agar tetap segar dan mampu beraktivitas meski telah berusia senja. Meningkatkan ketahanan tubuh dari penyakit musiman, meningkatkan kesehatan agar tidak mudah terserang penyakit terutama penyakit langka yang sangat susah diobati.

Selain itu, akar bahar juga membantu untuk mencegah kambuhnya penyakit-penyakit lama yang pernah diderita. Akar bahar ini memancarkan energy yang mampu melancarkan aliran darah dan dapat menghentikan penyebaran virus di dalam tubuh kita.

Secara spiritual, akar bahar mampu meningkatkan kharisma orang yang memakainya sehingga membuat siapapun kagum ketika berhadapan.Begitu pun juga, khasiat akar bahar memiliki power untuk menjaga dan memberikan dampak positif bagi kesehatan manusia.

Dari pemahaman Pak Tarsila tentang keberadaan akar bahar di laut yang dapat dijadikan sebagai gelang, serta manfaat atau khasiatnya dalam kehidupan manusia, ia pun selalu memproduksi gelang akar bahar d rumah kediaman di Pulau Kaung. Hasil karyanya pun banyak diminati dan pakai oleh masyarakat Sumbawa, Lombok, Bali, bahkan sampai di luar negeri, sehingga wajar saja kalau Pulau Kaung terkenal dengan gelang akar baharnya. [] - 05



 
KM JONG CELEBES

KM JONG CELEBES

Andi Mulyan Datu Tjondong Dari Kabupaten Soppeng (Sul-Sel) -, tinggal di Selong/Mataram , fb: - Aron Zaan, No. Hp. 085333838169, pendikan Si (sastra perancis -UNHAS),pendidikan : S2 Sosiologi,ngabdi di UNU NTB MATARAM< UGR LOTIM<

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan