logoblog

Cari

Hikmah Dibalik Kegelapan (Oto Kritik Bagi Pemerintah)

Hikmah Dibalik Kegelapan (Oto Kritik Bagi Pemerintah)

HIKMAH DIBALIK KEGELAPAN (Oto Kritik Bagi Pemerintah) Orang yang  kekecewaannya berlebihan pada PLN berarti tidak siap menghadapi Hidup. Mati  lampu membuat orang menjadi

Ide Kreatif

KM Angin Daye
Oleh KM Angin Daye
26 Maret, 2015 13:34:23
Ide Kreatif
Komentar: 1
Dibaca: 20411 Kali

HIKMAH DIBALIK KEGELAPAN

(Oto Kritik Bagi Pemerintah)

Orang yang  kekecewaannya berlebihan pada PLN berarti tidak siap menghadapi Hidup. Mati  lampu membuat orang menjadi gelisah. Padahal jika kita merenungi banyak hikmah ketika mati lampu. Salah satunya adalah jika lampu mati di mlm hari, ada kesempatan untuk duduk ngobrol bersama anak, istri, orang tua dan keluarga lainnya. Begitu juga ketika siang hari tiba-tiba mati lampu yang banyak orang sibuk berbisnis dan orientasinya mendapatkan pinansial (UANG) sebanyak-banyaknya, contoh nyata seperti usaha fhoto copy yang sedang bekerja, begitu pula pada pengusaha yang menjual lilin. maka kita diingatkan untuk bisa beristirahat tanpa harus memaksakan kehendak.

Beberapa bulan ini pemadaman hampir di semua wilayah Lombok Tengah bukan pemadaman bergilir, namun pemadaman yang tiada henti-hentinya, secara tidak di sadari oleh pemerintah dengan pemadaman asal-asalan seperti ini, banyak bahan elektronik warga yang rusak, seperti, televisi, kulkas, komputer dan elektronok lainnya.

Begitu juga ketika mengalami kelangkaan Gas 3 Kg, masyarakat mengalami kebingungan karna sudah menjadi ketergantungan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Inilah dampak ketergantungan terhadap kapitalis, padahal secara Sumber Daya Alam (SDA) yang di miliki di hampir semua wilayah Indonesia pada umumnya memiliki kekayaan alam yang berlimpah ruah dan bisa di mamfaatkan seperti menggunakan Bio- Gas, salah satu contoh nyata di setiap desa di Kabupaten Lombok Tengah banyak warga yang memelihara  sapi dan kambing, kotorannya tidak pernah di mamfaatkan secara maksimal, baik di mamfaatkan menjadi pupuk organik maupun menjadi Bio-Gas.

Di Desa Lantan salah satu kelompok ternak sapi yang sudah bisa hidup mandiri tanpa menggunakan Listrik dari PLN dan tidak pula berketergantungan pada Gas LPG yang di subsidi oleh pemerintah, kelompok ini terletak di Dusun Gubuk Makam Desa Lantan dan diketuai oleh Sahnan.

 

Baca Juga :


Membudayakan menggunakan energi baru terbaharukan (BIO-GAS) juga di inisiasi oleh kawan-kawan muda di kawasan Utara Lombok Tengah, tepatnya di Kecamatan, Batukling Utara, Batukliang, Kopang dan pringgarata, yang terkumpul dalam sebuah organisasi bernama PRESIDIUM AIK MENENG. Presidium Aik Meneng ini merupakan gabungan semua organisasi Rakyat (OR) di 4 Kecamatan yang akan mengatur dan mengayomi organisasi rakyat di kawasan lainnya.

Bukan hanya kotoran sapi, kambing dan peliharaan lainnya yang dapt di mamfaatkan menjadi energi, namun dengan ketersediaan Air juga dapat mendukung terciptanya energi baru berupa Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Desa Lantan pernah bercita-cita menjadi desa mandiri energi pada saat PLTMH masih beroprasi, PLTMH Desa Lantan hanya bisa beroprasi beberapa tahun saja karna model pengelolaan oleh  (KOPRASI) yang amburadul. Ketika Beberapa alat mengalami kerusakan pihak koprasi angkat tangan dan tidak mampu memperbaiki kembali, begitu juga pihak pemerintah yang kurang tanggap dalam mengatasi kerusakan dan sampai saat ini alat-alat yang masih tersisa diterlantarkan.

Berdasarkan data yang di dapatkan tentang jumlah peternak dan Bio-Gas di 4 Kecamatan baik berupa bantuan maupun pembuatan secara swadaya yang terdiri dari:

  1. Kecamatan Batukliang Utara
  • Desa Lantan terdapat 1 unit yang sudah beroprsi dan 17 unit yang masih dalam rencana penambahan pada sektor Bio Gas, kemudian pada sektor PLTMH terdapat 2 unit bangunan saat ini yang masih rusak dan diterlantarkan.
  • Desa Karang Sidemen terdapat 5 unit namun belum beroprasi
  • Desa Masmas terdapat satu unit kelompok ternak namun belum bisa membuat Biogas.
  • Desa Aik Berik terdapat 1 unit kelompok ternak namun belum mampu membuat Bio-Gas, pada sektor PLTMH terdapat 1 unit yang masih dalam tahap pengerjaan dan belum beroprasi sampai saat ini.
  1. Kecamatan Kopang
  • Terdapat 5 unit bantuan namun 4 yang sudah beroprasi dan bertempat di Kopang Rembige dan Kopang Kayun.

Dari semua kecamatan baik yang memiliki kelompok ternak maupun yang membangun PLTMH jika bisa memamfaatkan secara maksimal, maka tidak akan mengalami ketergantungan terhadap energi seperti saat ini. Namun interpensi dan tanggung jawab pemerintah juga harus lebih dikedepankan. [] - 05

 



 
KM Angin Daye

KM Angin Daye

Herman Nama Lengkapnya. Seorang Tokoh Pemuda di Kawasan Utara. Kesehariannya Bergaul dan Berdinamika Bersama Anak Rimba di Lereng Gunung Rinjani. Alamat Desa Lantan, Kec. Batuklian Utara Lombok Tengah. No HP: 081915767808.Email:herman_guntur27@yahoo.co.id

Artikel Terkait

1 KOMENTAR

  1. KM Kaula

    KM Kaula

    26 Maret, 2015

    itu dia bung, yang dimaksud dengan untung baik dan untung jahat. jadi setiap setiap situasi selalu ada hikmahnya, tinggal bagaimana kita menyikapinya saja.


 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan